Karya Ilmiah Tanpa Plagiasi

 

Ketika seseorang telah menginjak di bangku kuliah, tentunya sudah tidak asing lagi baginya mendengar kata karya ilmiah. Karya ilmiah (bahasa Inggrisscientific paper) merupakan laporan yang tertulis dan diterbitkan dengan memaparkan pengkajian atau hasil penelitian yang telah dilakukan oleh seseorang maupun sebuah tim dengan etika keilmuan dan memenuhi kaidah yang dikukuhkan serta ditaati oleh masyarakat keilmuan. Di bangku perguruan tinggi khususnya jenjang sarjana inilah seseorang dilatih untuk menghasilkan sebuah karya ilmiah. Karena karya ilmiah ini merupakan proses dan tujuan di dalam sebuah pendidikan di perguruan tinggi.

Dalam penulisan sebuah karya ilmiah harus memiliki sebuah pernyataan masalah, metodologi, dan penyelesaian yang di sertai dengan bukti-bukti yang ada. Ada beberapa jenis dari karya ilmiah yaitu, karya ilmiah hasil penelitian, makalah, tulisan ilmiah popular, gagasan atau ulasan ilmiah, modul buku, diktat pelajaran, serta karya penerjemah buku pelajaran. Di dalam penulisan karya ilmiah, mahasiswa harus menghindari plagiarisme karena hal itu bisa menimbulkan sanksi ringan maupun berat. Ada beberapa hal yang bisa mengindarkan mahasiswa dari praktik plagiarisme yaitu, membuat arsip dari sumber-sumber acuan, benar-benar memahami tulisan seseorang agar tidak salah pengertian, mampu membuat frase untuk mengungkapkan tulisan seseorang dan tidak lupa menuliskan sumber acuannya, menghargai hak kepengarangan sesesorang, serta tidak lupa menuliskan sumber acuan. Hal-hal tersebut yang bisa dilakukan untuk menghindari mahasiswa dari kegiatan  plgaiarisme. Terlebih dalam penulisan karya ilmiah mengenai kesehatan, mahasiswa di tuntut untuk bisa membut karya ilmiah yang bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya dan juga yang bebas dari praktik plagiarisme.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *