Beginilah Cara Menghilangkan Gangguan Pernafasan Saat Tidur

Tidur adalah akitivitas yang sangat penting bagi tubuh kita. Saat tidur, sebagain besar organ di tubuh kita beristirahat setelah bekerja keras seharian penuh. Regenerasi sel juga terjadi saat kita tidur. Sayangnya, sebagian orang tidak dapat merasakan tidur yang berkualitas karena mengalami gangguan. Salah satu gangguan yang terjadi saat tidur adalah sleep apnea. 

Sleep apnea sendiri merupakan gangguan pernafasan pada saat tidur, orang yang menderita gangguan ini biasanya akan mengalami henti nafas ketika tidur. Kondisi seperti ini bisa mengakibatkan kukurangan oksigen karena henti nafas yang dialami bisa terjadi selama 10 detik. Hal ini tentu dapat berakibat fatal apabila tidak ditangani dengan tepat.

Sumber gambar : medicalnewstoday.com

Gejala Gangguan Pernafasan Saat Tidur

Sebelum kita membahas bagaimana cara menghilangkan gangguan pernafasan saat tidur, kita harus mengetahui terlebih dahulu apa saja ciri atau gejala dari sleep apnea.

Orang yang mengalami apnea tidur biasanya mendengkur dengan suara yang keras ketika tidur. Selain itu, nafas orang dengan gangguan ini juga akan tampak tersengal-sengal. Bahkan beberapa kali juga mengalami batuk di tengah tidurnya.

Satu gejala sleep apnea yang paling mudah dirasakan adalah nafas yang tiba-tiba berhenti di saat kita tidur. Perasaan seperti tercekik dan membuat kita bangun di malam hari juga menjadi salah satu gejala sleep apnea yang sering dijumpai. Sulit tidur atau insomsia bisa diakibatkan oleh gangguan pernafasan saat tidur.

Gejala sleep apnea tidak hanya dirasakan saat kita tidur saja, kita juga bisa merasakan beberapa kondisi atau gejala sleep apnea setelah bangun tidur. Gejala tersebut antara lain:

  • Mudah mengantuk di siang hari padahal sudah tidur cukup
  • Merasa pusing ketika bangun tidur dan mulut terasa kering
  • Mudah marah dan mengalami perubahan mood secara tiba-tiba
  • Menurunnya libido
  • Mudah lupa, kesulitan mengingat, dan kesulitan untuk berkonsentrasi dengan sesuatu

Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi gangguan pernafasan saat tidur?

Ketika kita mengalami gejala seperti yang sudah disebutkan di atas, sebaiknya kita segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Doker juga akan memberikan saran pengobatan atau terapi yang kita butuhkan dengan tepat. 

Cara menghilangkan gangguan pernafasan saat tidur yang termudah  adalah dengan menghindari penyebabnya. Beberapa penyebab sleep apnea antara lain konsumsi minuman keras yang mengandung alkohol, kebiasaan merokok, serta obesitas atau kelebihan berat badan. Hal yang bisa kita lakukan untuk meringankan gejala sleep apnea yaitu menurunkan berat badan, berhenti merokok, serta berhenti minum minuman beralkohol.

Apabila kondisi sleep apnea yang diderita oleh pasien lebih parah, dokter akan menganjurkan terapi sebagai cara menghilangkan gangguan pernafasan saat tidur. Beberapa terapi yang biasa dilakukan untuk mengatasi sleep apnea antara lain mandibular advancement device (MAD), belivel positive airway pressure (BPAP), dan continous positive airway pressure (CPAP). 

Terapi menggunakan MAD diberikan kepada pasien sleep apnea yang levelnya belum begitu parah. Cara kerja alat MAD yaitu mencegah penyempitan saluran nafas dengan menahan lidah dan rahang. Hal ini akan meminimalisir kemungkinan pasien mendengkur saat tidur.

BPAP digunkan untuk memberikan terapi pada pasien sleep apnea dengan cara mempermudah pernafasan. Tekanan udara yang masuk saat pasien menghirup nafas dapat diatur menjadi lebih tinggi. Sedangkan tekanan udara yang keluar dibuat menjadi lebih rendah dengan bantuan alat BPAP.

Terapi dengan CPAP menjadi pilihan ketiga sebagai cara menghilangkan gangguan pernafasan saat tidur. Alat ini berguna untuk mencegah penutupan jalan nafas, tepatnya di tenggorokan. Udara akan dihembuskan ke hidung dan tenggorokan untuk menghilangkan sumbatan pada jalan nafas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *