Belanja Online, Pilih Bayar dengan Kredit atau Tunai?

Pernahkah kamu merasa dilema ketika hendak membayar barang belanjaan online milikmu? Bayar secara tunai atau kredit?  Sebagian orang menganggap membayar dengan tunai lebih baik, karena kita tidak perlu berhadapan lagi dengan utang. Tidak sedikit pula yang mengatakan membayar dengan kredit lebih menguntungkan.

Jika membeli secara tunai, tentu kamu harus memiliki dana yang cukup sejumlah harga barang incaran. Sementara ketika membeli secara kredit, terdapat bunga yang membuatmu harus membayar barang tersebut lebih mahal dari harga aslinya. Keduanya memiliki keunggulan dan kerugian masing-masing bukan? Lalu, mana yang paling baik? Sebaiknya kamu pertimbangkan dulu hal berikut, dan sesuaikan dengan kondisi keuanganmu saat ini.

  1. Perhatikan kondisi keuanganmu saat membeli secara tunai

Apabila kamu memilih untuk belanja online secara tunai, tentunya diperlukan dana yang cukup. Bukan hanya cukup, kamu juga harus memikirkan kondisi keuanganmu. Jangan sampai kamu harus menyiksa diri setelahnya. Jika membeli secara tunai membuatmu tidak memiliki sisa uang untuk kebutuhan lain, kredit bisa menjadi pilihan yang paling bijak.

Misalnya pasanganmu akan berulang tahun di pertengahan bulan ini, sedangkan kamu punya kebutuhan mendesak yang membutuhkan biaya besar. Di kondisi tersebut, kredit merupakan alternatif yang baik untukmu. Apabila kamu tidak punya kartu kredit, kamu bisa menggunakan layanan Kredivo. Mengusung tagline “Beli Sekarang, Bayar Nanti”, Kredivo menyediakan opsi bayar dalam 30 hari dengan bunga 0% dan cicilan tanpa kartu kredit dengan tenor 3, 6, hingga 12 bulan dan bunga rendah 2,95%. Semua proses dilakukan secara online.

Kredivo telah bekerja sama dengan lebih dari 100 e-commerce atau toko online untuk menyediakan layanan bayar tunai dalam 30 hari atau cicilan tanpa kartu kredit seperti Lazada, Bukalapak, Shopee, JD.id. Kamu jadi punya banyak pilihan buat beli kado untuk pasanganmu meski tabungan belum mencukupi!

  1. Pertimbangkan nilai jual kembali barang yang hendak dibeli

Jenis barang juga patut dipertimbangkan ketika kamu mau memilih pembayaran tunai atau kredit. Misalnya kamu mau membeli rumah atau tanah yang nilai jual kembalinya sudah pasti naik, akan lebih tepat jika kamu membelinya secara kredit. Kamu tidak akan rugi meski membayarnya dengan angsuran, karena nilai rumah dan tanah tersebut tidak akan turun di kemudian hari.

Lain halnya dengan jenis barang yang nilai jualnya cepat turun seperti barang elektronik. Seperti yang diketahui, perkembangan teknologi sangat pesat belakangan ini, bahkan produsen smartphone bisa mengeluarkan produk baru mereka setiap satu tahun sekali. Maka dari itu, jenis barang tersebut lebih cocok dibeli secara tunai.

Bila kamu tidak memiliki uang tunai, kamu tetap bisa membeli barang impian kamu saat ini dan membayarnya saat gajian nanti melalui fasilitas “bayar dalam 30 hari” dari Kredivo. Kamu tidak perlu berlama-lama mencicil, atau membayar uang muka, biaya admin, dan biaya tambahan apa pun. Hanya harga produk dan ongkos kirim. Pembayarannya pun dilakukan dalam 30 hari setelah transaksi dilakukan.

  1. Pilih waktu angsuran dengan tepat jika kamu memilih kredit

Jika kamu memilih metode pembayaran secara kredit, waktu angsuran adalah hal yang penting untuk diperhitungkan. Meski terkesan lebih ringan, kredit dengan tenor panjang justru bisa mengandung kekurangan dari segi biaya. Tenor panjang otomatis membuatmu harus membayar biaya bunga lebih banyak, sehingga bujet yang kamu keluarkan untuk membeli sebuah barang lebih besar dari harga asli barang tersebut.

Contoh sederhananya, kamu memilih cicilan tanpa kartu kredit dari Kredivo di Lazada untuk membeli sebuah barang dengan nilai total transaksi sebesar Rp2juta. Dengan bunga flat Kredivo sebesar 2,95%, maka kamu harus membayar sebesar Rp2.140.720 untuk tenor 3 bulan, Rp2.250.420 untuk tenor 6 bulan, dan Rp 2.480.450 untuk tenor 12 bulan. Terlihat cukup signifikan bukan perbedaannya?

  1. Kredit bisa jadi pilihan untuk kondisi darurat

Seorang first jobber yang bekerja sebagai desainer grafis bernama Alan kehilangan laptopnya secara tiba-tiba. Laptop tersebut harganya dua kali gaji Alan. Meski baru gajian, kondisi keuangan Alan tidak memungkinkan untuk membeli laptop baru secara tunai. Dalam kasus seperti ini, akan lebih bijak jika Alan memilih pembayaran secara kredit. Mengingat laptop tersebut adalah alat penunjang kerjanya, dan ia belum memiliki cukup dana.

Namun karena Alan adalah first jobber, sulit untuknya mendapatkan persetujuan kartu kredit dari Bank. Sebagai solusi, Alan bisa memilih cicilan tanpa kartu kredit dari Kredivo. Sebab, selain tidak memerlukan kartu kredit, pendaftarannya hanya membutuhkan tiga langkah mudah. Cukup unggah KTP, sambungkan satu akun e-commerce, sambungkan internet banking, dan transaksi bisa segera dilakukan.

Kredivo juga telah bekerja sama dengan lebih dari 100 e-commerce untuk menyediakan layanan cicilan tanpa kartu kredit Lazada, Bukalapak, JD.ID, dan masih banyak e-commerce yang menjual barang elektronik lainnya. Kamu bisa membandingkan harga yang terbaik dahulu sebelum membelinya. Solusi mudah kan untuk orang yang mengalami kasus seperti Alan?

Tunai atau kredit, sesuaikan terlebih dahulu dengan kebutuhan

Belanja online dengan pembayaran tunai atau kredit kerap menjadi perdebatan. Padahal, keduanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing, yang penting adalah strategi kamu dalam mengatur pilihan tersebut. Khusus pembayaran secara kredit, kamu harus menghindari perilaku konsumtif. Tak jarang orang tergoda membeli barang berdasarkan keinginan, bukan kebutuhan, karena kemudahan yang diberikan dalam metode pembayaran kredit.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *